Timnas Indonesia U-22 Tersingkir dari SEA Games 2025 Meski Menang di Laga Terakhir
Chiang Mai, Thailand — Harapan Timnas Indonesia U-22 untuk melaju ke semifinal cabang sepak bola SEA Games 2025 harus pupus. Meskipun meraih kemenanganpenting 3–1 atas Myanmar pada laga terakhir Grup C, hasil tersebut tidak cukup mengantarkan Garuda Muda lolos dari fase grup.
Indonesia tampil agresif sejak awal pertandingan yang digelar di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Sabtu malam. Sempat tertinggal lewat gol cepat Myanmar, skuad asuhan pelatih (isi nama pelatih) bangkit dan membalikkan keadaan melalui dua gol di babak kedua.
Meski demikian, kemenangan dengan selisih dua gol itu belum mampu menaikkan posisi Indonesia di klasemen akhir Grup C. Persaingan ketat dan selisih gol yang tidak menguntungkan membuat Indonesia harus mengakhiri perjalanan lebih cepat.
Jalannya Pertandingan
Myanmar membuka peluang lebih dulu melalui serangan balik cepat di menit-menit awal. Indonesia baru bisa menyamakan kedudukan menjelang turun minum lewat skema bola mati.
Memasuki babak kedua, Garuda Muda tampil lebih dominan. Dua gol tambahan berhasil dicetak melalui kombinasi serangan sayap dan pressing tinggi yang membuat Myanmar kewalahan. Skor 3–1 bertahan hingga laga usai.
Tidak Cukup untuk Lolos
Meski meraih tiga poin, Indonesia tetap berada di posisi yang tidak aman. Lawan-lawan di grup yang sama mencatat selisih gol lebih baik, sehingga Indonesia harus puas berada di peringkat ketiga.
Hasil ini membuat Indonesia kembali gagal mengulang prestasi medali emas SEA Games 2023. Banyak pihak menilai performa Indonesia terlambat panas, kurang kreatif dalam membangun serangan, serta kesulitan memaksimalkan peluang pada laga-laga awal penyisihan.
Respons Pelatih
Pelatih Indonesia menyampaikan kekecewaannya atas hasil ini namun tetap mengapresiasi perjuangan para pemain.
> “Anak-anak sudah berusaha maksimal. Namun memang beberapa pertandingan awal membuat posisi kami sulit,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa evaluasi besar akan dilakukan untuk mempersiapkan turnamen berikutnya.
Fokus ke Kompetisi Berikutnya
Kegagalan ini menjadi pelajaran penting bagi sepak bola Indonesia. Dengan materi pemain muda yang menjanjikan, publik berharap Garuda Muda bangkit pada ajang internasional berikutnya.

